House of Cards S2 : E1

Oh, Man!!! Setelah bersemangat menantikan aksi Zoe, Janine dan Lucas dalam mengungkap kebusukan Frank dan keterkaitannya dengan kematian Peter Russo, sekarang malah Zoe yang harus “dibungkam”?! Seriously, guys?! Ini jelas bukan pembuka season dua yang aku harapkan! Berasa nonton Game of Thrones, di mana penulisnya nggak segan-segan menebas mati semua karakter favoritku. Hiks. I’m so not ready to lose Zoe. WHY?! This first episode gonna be like my kind of tribute to Zoe though I didn’t write much about her. Just her pictures. 

Aku berpikir percakapan Frank (Kevin Spacey) dan Freddy (Reg E. Cathey), pemilik warung steik langganan Frank, sedikit banyak menginspirasi Frank untuk menghabisi nyawa Zoe (Kate Mara) dengan mendorongnya ke hadapan kereta yang tengah melaju. I was so shocked I wanted to scream! Damn you, Frank!!! 

Frank: Was there something different about these ribs this morning?

Freddy: Better or worse?

Frank: I didn’t think that they could get any better, but these were something special.

Freddy: Well, tried a new butcher. Slow-bleeds his hogs. It ain’t legal, but…

Frank: Well, I won’t tell anyone.

Freddy: I don’t know if I’m gonna go back to him. Went out to his shop. He’s got a room in the back where he does it. Soundproof. A whole setup.

Frank: Why soundproof?

Freddy: ‘Cause of how they scream. They can smell it comin’. You stick that pipe in their throat, next ten minutes is hell. Bust your fucking eardrums. Now, the humane way to do it is to make it quick. Bring out a bucket of slop like it’s feeding time, then BAM, shovel right to the base of the head. No screamin’.

Aku jadi teringat apa yang Frank lakukan sama anjing yang sekarat di season satu episode satu dulu. Now he did it to Zoe. Dan jelas kali ini alasannya karena dia merasa terancam. Secara Zoe orangnya nekat dan fokus kalau udah ada satu hal yang mengusik jiwa jurnalismenya. Poor Zoe. I wish you didn’t come. But you’re so brave. Really brave. I adore you so much! 

Akibat kematian Zoe yang mengejutkan ini, Janine (Constance Zimmer) sampai dibuat ketakutan dan berniat mundur dari investigasi ini.

House of Cards2 (3)

Nggak tahu jadi apa enggak, sih. Soalnya dia baru ngepak aja. Dan kalau benar dia akan mundur, berarti tinggal Lucas (Sebastian Arcelus) aja yang kerja sendirian. Itu pun kalau dia mau terus lanjut. Tapi aku yakin Lucas akan melanjutkan penyelidikan ini karena Zoe adalah pacarnya. Dia cinta banget sama Zoe. Pasti dia mau melakukan apa pun dan melewati apa pun demi membuktikan keterlibatan Frank dalam kematian Zoe tersebut. Go, Lucas! Go, Lucas! Go, Lucas! You can do it!

House of Cards2 (4)

Berdasarkan pengamatan Doug (Michael Kelly), cuma Zoe Barnes dan Janine Skorsky aja yang tengah mengusut kasus kematian Peter. Nah, itu berarti dia nggak tahu soal Lucas. Uh, semoga Lucas bisa mengusut tuntas kasus ini dan tetap hidup. Ah, tapi Frank begitu kuat. He’s so untouchable, at least so far (tapi kayaknya sampai season 5, yang baru-baru ini tayang, lol). Dan sekarang aku mencemaskan nasib Edward Meechum (Nathan Darrow), deh. Btw, nama belakangnya lucu banget ya. Jadi inget sama Mak Encum, sebutan para penghujat ATT buat Umi Kalsum, ibunya.  Here’s the picture of Doug (on the right) and Edward (on the left).

Gimana nggak cemas? Waktu di mobil, setelah berita kematian Zoe, Edward dengan polosnya mengucapkan turut berduka cita. Dia tahu betapa dekatnya Frank sama Zoe. Mendengar kata-kata Edward tersebut, ekspresi Frank langsung dingin seperti ini:

House of Cards2 (6)

Mungkin kalau lewat gambar aja, nggak kelihatan bengis atau bahkan dingin, tapi beneran, aku cemas sama nasib Edward. Dia orang baik. Dia kagum sama Frank dan baru aja merasakan kebahagian karena Frank meminta Edward untuk tetap menjadi salah satu tim sekuritinya. God bless and protect Edward, please.

Oh iya, Edward kan ngasih kado buat ulang tahun Frank. Dia ngasih cufflink. Aku nggak paham apa itu cufflink dan ini berakibat pada kesalahpahaman yang lucu. Pas lagi bercermin, Frank menunjukkan lengan jasnya pada Claire. Claire bilang betapa baiknya Edward karena membelikan cufflink sebagus itu buat Frank. Harganya pasti mahal. (Seriously, aku nggak bisa lihat bentuk cufflink-nya meski udah diputar ulang beberapa kali. Mungkin warnanya transfaran ya, lol) Terus nggak lama kemudian, di shoot-lah benda di bawah ini:

House of Cards2 (8)

Aku awalnya nggak kepikiran kalau itu adalah cufflink pemberian Edward. Aku justru berpikiran kalau itu adalah sebuah hinaan buat Frank, meski aku nggak tahu siapa yang menaruh benda itu. Kenapa aku berpikiran itu hinaan? Karena menurutku itu seperti singkatan dari Fuck You, you know what I mean? Belakangan baru aku sadar kalau itu adalah cufflink yang dihadiahkan Edward buat Frank! Soalnya di awal episode Edward sempat bilang ke Doug kalau dia udah beli cufflink warna silver dengan inisial nama Frank. See? Francis Underwood >> FU. Tapi Frank, entah karena nggak suka sama modelnya atau karena kelihatannya murah, atau juga karena dia juga berpikiran itu mirip sama simbol Fuck You, nggak mau memakai pemberian Edward tersebut. Cufflink yang ditunjukkannya pada Claire mungkin aja dia yang beli sendiri. Kasihan banget Edward. Padahal dia udah semangat banget waktu ngomongin masalah hadiah buat ulang tahunnya Frank sama Doug. Meski Doug udah bilang kalau Frank nggak perlu dikasih-kasih hadiah karena Frank nggak suka. Dan mungkin aja hadiah itu mahal menurut ukuran Edward. Poor Edward.

Aku jadi penasaran kenapa Frank begitu anti sama ulang tahun. What’s wrong with it? Apakah ada trauma atau cuma sekadar malas diingatkan kalau dia bertambah tua satu tahun? Banyak rekannya yang ngasih ucapan selamat dan hadiah, tapi dia menyuruh sekretarisnya, Nancy untuk mensortir semunya, Atau apa dia takut kena Undang-Undang Korupsi ya? Bisa jadi (Susahnya jadi politikus) Tapi kenapa semua kartu ucapannya harus dibuang ke tempat sampah tanpa dibaca sedikit pun sama Frank? Kalau aku nggak bisa begitu. Aku nggak tegaan orangnya. Meski buang-buang waktu, aku pasti sempat-sempatin baca. Yah, makanya banyak rencana besarku yang tertunda, LMAO.

Ini dia pembicaraan Frank dan Nancy soal kartu dan hadiah-hadiah ulang tahunnya.

Nancy: And sir? Birthday cards have started to arrive. A few presents.

Frank: Thank-you notes. Inventory the presents. Anything valuable…

Nancy: Goes in the conference room.

Frank: Anything cheap…

Nancy: Goes to the interns.

Frank: You know what to do with the cards.

Nancy: Yes, sir.

Kalau gitu berarti fix. Frank nggak mau pakai cufflink pemberian Edward karena dinilai murahan. Hiks. Frank kejam!

Yang kejam bukan cuma Frank. Claire (Robin Wright) pun sama kejamnya. Suami istri ini memang persis banget sifatnya. Meski begitu, ada rasa kagum juga sama mereka, especially Claire, my fellow woman. Dia cerdas dan penuh perhitungan dalam bertindak. Nggak kayak aku, yang kadang terlalu menyertakan perasaan, alias baperan. I need to learn this thing from her and be heartless in some aspects. This is Claire Underwood.

House of Cards2 (14)

Dulu di season satu, waktu Gillian (Sandrine Holt) mengancam akan memperkarakan Claire karena memecatnya dari pekerjaannya karena hamil (jujur aku agak lupa apa alasannya, habis udah lama nontonnya *alasan), tapi sekarang keadaan berbalik. Yang merasa terancam justru Gillian, dan nyawa bayinya adalah taruhannya. Intinya, Claire banyak mengulik informasi soal Gillian dan memalsukan tanda tangannya. Bayangin, karena ulah Claire, Gillian jadi dilabrak sama istri dari lelaki yang menghamilinya! Padahal sebelumnya si suami ibu itu bahkan nggak tahu kalau Gillian hamil. AndOuch! Kata-kata si Ibu itu benar-benar menohok!

House of Cards2 (9)

This is Gillian, by the way.

House of Cards2 (10)

Sebenarnya aku nggak begitu paham. Tapi kira-kira dengan memalsukan tanda tangan Gillian, Claire bisa tahu informasi kehamilan dan asuransi Gillian dan akhirnya mengetahui titik lemah Gillian. Dari informasi tersebut, Claire tahu kalau Gillian perlu obat untuk menguatkan plasentanya. Nah, Claire sempat menanyakan obat bernama CVT tersebut ke dokter tempat dia konsultasi program kehamilan. Begitu mendapatkan keterangan langsung dari dokter, dia nggak mau periksa ke dokter lagi soal rencananya untuk hamil. Apa jangan-jangan Claire pergi ke dokter cuma karena ingin tahu soal Gillian, ya? Kalau iya, sampai segitunya ya usahanya dia. All-out. Keren! Dia berhasil membungkam Gillian dengan dijanjikan perusahaan dan posisinya karena Claire mau mengundurkan diri. Enak banget Gillian dapat rezeki nomplok kayak begitu. Can’t wait to see the follow-up.

Oh iya, waktu Claire dengar berita tentang kematian Zoe, ekspresinya sulit ditebak. Adem, gitu. Dia lihat ke tivi sebentar dan habis itu dia pergi ke depan meja riasnya dan pakai lipstik dan parfum. Ada saat dia seperti berpikir. Nah itu aku penasaran apakah dia menduga suaminya yang melakukan itu? Waktu Peter Russo meninggal juga (aku lupa ekspresinya dia gimana), apakah dia sempat menduga kalau suaminya juga terlibat? Yang jelas Claire nggak bertanya apa-apa soal Zoe ke Frank. Terlebih dia memang sebal sama Zoe karena udah berani-beraninya mendekati suaminya. Jadi ada perasaan senang, kayaknya. Maybe. Who knows? Cold Blood Claire. Cold Blood Couple. 

Di season dua ini tentunya ada tokoh baru. Untuk di episode satunya, ada tokoh wanita bernama Jackie Sharp (Molly Parker). Dia dijagokan Frank sebagai penggantinya nanti, yaitu posisi Whip, semacam tukang lobi/penggiring suara di parlemen/gembala (makin aneh analogiku, lol). Padahal Jackie sebenarnya mengincar posisi sebagai pimpinan angkatan bersenjata (The chair of Armed Services) atau Keamanan dalam negeri (Homeland Security). Jackie merasa Frank memilihnya karena ada niat tersembunyi. Tapi akhirnya Jackie berhasil diyakinkan. Hmm, belum tahu dia kelihaian seorang Frank Underwood.

Jackie: You chose me for a reason. I’d like to know what it is.

Frank: All right. How many missile strikes did you launch?

Jackie: Enough to keep me awake at night.

Frank: But you did it anyway,

Jackie: Yes, I did.

Frank: How many women and children?

Jackie: Too many.

Frank: And you launched those missiles knowing all those innocent people would die.

Jackie: I had orders to eliminate the enemy,

Frank: Which you carried out expertly and efficiently.

Jackie: Have you killed anyone?

Frank: No

Jackie: I watched. Apartment buildings, entire villages… gone, like they were never there. I’d prefer not to talk about it, if that’s all right.

Frank: You did what needed to be done and that’s why I chose you, Jackie. Service background, clean history, photogenic. The whole package. But more importantly… ruthless pragmatism.

Seperti itulah kepribadian Jackie. Dia wanita yang kuat. Sama kayak Claire. Bahkan dia nggak segan-segan melebarkan posisi kakinya (bukan dalam artian porno ya, haha) mirip kebiasaan berdiri lelaki. Dia seolah menantang Frank dengan bersikap maskulin. Just look at it:

House of Cards2 (11)

Aku bersemangat banget melihat perkembangan kisah Jackie. Apakah suatu saat nanti dia akan mengkhianati Frank, karena politik itu kan kejam dan dinamis. Apalagi Jackie ini karekternya kuat dan tentunya cerdas. Uuuh, I so can’t wait!!!

Rachel Posner (Rachel Brosnahan) dan Christina Gallagher (Kristen Connolly) pun kisahnya nggak kalah menarik. Ada sesuatu yang sepertinya dipersiapkan oleh Christina dan itu entah untuk tujuan apa. Apakah untuk mengungkap kematian Peter Russo dan akhirnya mengancam Frank, entahlah. Masih gelap. Yang jelas dia mendatangi Linda Vasquez (Sakina Jaffrey) dan menawarkan diri untuk menempati sebuah posisi berat karena pekerjaanya sibuk banget. Tepatnya posisi apa, aku nggak tahu dan nggak disebutin secara gamblang juga. Dan ini cukup mengindikasikan kalau dia punya rencana, kan? Dia ingin tahu data-data penting, kayaknya.

Here are the pictures of Rachel, Linda and Christina:

So, this first episode is really awesome! Keren banget, meski aku harus kehilangan Zoe Barnes yang imut . cute, cantik, sekaligus fearless. Aku juga suka banget dengan kejutan dari Frank. Dari awal dia nggak bermonolog ke kamera seperti yang biasa dilakukannya di season satu. I kinda missed that. But, surprise! He did it in the end! And it was soooooo awesome! Here it is:

“Did you think I’d forgotten you? Perhaps you hoped I had. Don’t waste a breath mourning Ms. Barnes. Every kitten grows up to be a cat. They seem so harmless at first. Small, quiet, lapping up their saucer of milk. But once their claws get long enough, they draw blood, sometimes from the had that feeds them. For those of us climbing to the top of the food chain, there can be no mercy. There is but one rule: hunt or be hunted.”

House of Cards2

 

***

 

MY FINE LINE

 

 “What happened was tragic, but you won’t get sympathy from me. I don’t have time for it.”

(Linda Vasquez)

 

“I wouldn’t be sitting here if I wanted a shoulder to cry on.”

(Christina Gallagher)

 

“I already started over. I don’t want to start over again.”

(Rachel Posner)

 

“Until I’m confirmed as vice president, security is at my discretion, is that correct?”

(Francis Underwood)

 

“No, you’re connecting dots that don’t exist.”

(Francis Underwood)

 

“Trust me or not, but I’m about to be confirmed as vice president. And our relationship extends to the Oval Office now. Don’t step out of the sunlight for no reason. Let’s start this new chapter with a clean slate.”

(Francis Underwood)

 

“I’m willing to let your child wither and die inside you, if that’s what’s required. But neither of us wants that. Now tell me, am I really the sort of enemy you want to make?”

(Claire Underwood)

 

“The only stories that mattered were the ones that scared you to death.”

(Janine Skorsky)

 

“My entire career, I have always chosen the tough stories. I Have been fearless. But you know what? I’m really fucking scared this time. He’s got power, he’s got a lot to lose, and right now he is winning.”

(Janine Skorsky)

 

“This is safe, Zoe. I’m not him.”

(Lucas Goodwin)

 

“I’m not gonna FUCK him, just talk to him.”

(Zoe Barnes)

 

MY BEST SHOT

 

House of Cards2 (12)

House of Cards2 (20)

 

House of Cards2 (21)

 

House of Cards2 (22)

 

House of Cards2 (18)

House of Cards2 (19)

 

MY TRIBUTE TO ZOE BARNES

 

 

Screenshot (11)

 

Sutradara: Carl Franklin

Penulis Skenario: Beau Willimon

Tanggal Tayang: 14 Februari 2014

Durasi: 50 Menit

Berdasarkan Novel Karya Michael Dobbs: “House of Cards”

Rating: 5 dari 5 Bintang

Ditulis oleh

Sometimes She's in the Mood for Books, for Movies, for TV Series, for Music, to Write, or Doing Nothing at All and Be DEAD. She Just Goes with Her Own Speed. But Sure She'll Try Her Best to Catch Up with the World.

2 respons untuk ‘House of Cards S2 : E1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s