Bates Motel S1 : E1 – First You Dream, Then You Die

Awalnya aku nggak nyadar kalau ini merupakan remake dan juga prequel dari film Psycho karya Alfred Hitchcock. Aku pertama kali nonton film Psycho juga versi remake-nya yang tahun 1998. Bagiku film itu lumayan mengerikan tapi ratingnya ternyata jelek amat ya di IMDb. Aku nonton itu udah lama banget. Dan aku mulai dibuat penasaran dengan versi originalnya setelah nonton biopic Alfred Hitchcock yang diperankan oleh Anthony Hopkins, yang menitikberatkan pada salah satu karyanya yang berjudul Psycho itu. Semoga entar dapat filmnya. Pasti lebih serem. Aku juga udah punya buku versi kindle-nya. Entar mau baca dulu sebelum nonton. Sehebat apa sih bukunya sampai bikin seorang Alfred Hitchcock sengotot itu untuk bikin filmnya.

Detik aku menyadari series ini adalah prequel dari Psycho adalah saat ibu dan anak ini memutuskan untuk membuka sebuah motel.

Bates Motel (17)

Juga gelagat anaknya yang super duper aneh. Kayak ada rasa cinta yang nggak biasa terhadap sang ibu. Ibunya, Norma Louise Bates, diperankan oleh Vera Farmiga, dan anaknya, Norman Bates, diperankan oleh Freddie Highmore. Sebenarnya bukan cuma Norman yang memiliki perilaku aneh. Norma juga sama ganjilnya. Dia posesif berlebihan sama Norman. Bahkan dia melarang anaknya untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya dengan alasan dia perlu bantuan untuk mempersiapkan motel. Dan bahwa dunia luar nggak aman buat Norman.

Bates Motel (12)

Di episode pertama ini udah banyak kejadian yang menegangkan. Vera Farmiga emang spesialis film-film bergenre thriller and horor, jadi nggak usah diragukan lagi aktingnya.

Bates Motel (5)

Kalau Freddie sendiri, awalnya ada rasa aneh pas ngelihat akting dia di awal series. Kayak anak-anak banget dan norak. Tapi aku berpikir mungkin itu bagian dari kepribadian Norman Bates yang kekanak-kanakan dan terlalu bergantung sama ibunya.

Ini kan namanya prequel, jadi diceritakan mundur dari versi filmnya. Kalau di filmnya diceritakan Norman yang sudah dewasa sementara si Ibu udah nggak ada, di sini diceritakan Norman masih usia remaja. Settingnya pun dibuat relatable dengan zaman sekarang, alias dimordenisasi gitu. Tapi settingnya bukan di tempat ramai alias di kota banget. Daerahnya terpencil. Ya iyalah, kan mau buat series horor dan thriller, jadi harus pilih tempat yang sepi biar dapat nuansanya, lol.

Btw, diceritakan Norman menemukan sebuah buku berisi gambar-gambar nggak senonoh dan mengerikan. Lalu di endingnya dia seperti ingin mempraktekan apa yang dia lihat di gambar tersebut. Tapi masa secepat itu ya otaknya terpengaruh? Aku nggak paham. Dan kayaknya dia mau mempraktekan itu sama ibunya? Serius?

Lalu waktu ayahnya mati di awal series itu siapa yang menyebabkannya, ya? Apa mati sendiri gitu? Masa Norman juga? Okay, ini kan berdasarkan film Psycho. Mungkin aja memang dia pelakunya. Psycho boy. Dan aku pun dibuat penasaran dengan hubungan Norman dengan cewek berimpus bernama Emma Decody (Olivia Cooke) nantinya. Kisah yang satu ini juga nggak ada di versi filmnya. Hmm, apa mungkin mau ngikutin The Fault in Our Stars ya? Lol. Biar ada romance dan sedih-sedihnya, gitu.

***

 

MY FINE LINE

 

“Maybe some people don’t get to start over. Maybe they just bring themselves to a new place.”

(Norman Bates)

 

Dialogue:

Norma: Can I help you with something?

Keith: I think it’s you that needs help.

Norma: Really? How might that be?

Keith: I’m Keith Summers. Summers. This is my family’s property. My great-great-grandfather built this house in 1912, and my grandfather built that motel in the 50’s. And that’s my grandmother’s rug. This property has been in my family for over a century.

Norma: I’m sure it was very hard for you to lose it to the bank. And I’m very sorry, but, uh… well, it is ours now.

Keith: I know everything about this place. This town? You know nothing about this town. What makes you think you can run this place by yourself?

Norma: Because I can. Now get the hell off my property. And if I ever see you here again, I will call the police, or I will shoot you myself.

 

Dialogue:

Norman: You didn’t even let me answer.

Norma: Well, there’s no point in answering. Because I knew you would say “yes”. And I knew that I would have to say “no.”

 

Dialogue:

Norman: This is what it’s always gonna be like with you. “Later.” “Another time.” When, Mom? You said you wanted me to have a life here. This is how you have one! You meet friends, you let other people in your life!

Norma: Norman, you don’t even know them! You have to be a little careful.

Norman: Why did I have to be careful?

Norma: Norman, don’t lose your temper with me! I’m just looking out for you.

 

“I think people who are different don’t know they’re different cause they have nothing to compare it to.”

(Norman Bates)

 

“You’re like… a beautiful, deep, still lake in the middle of a concrete world.”

(Bradley Martin)

 

“Norman, no matter what, this will become public. And it’ll be in all the papers. Everyone in town will know about it. Who is gonna book a room in the rape/murder motel? It will ruin us! It’s gonna make me a laughingstock.”

(Norma Bates)

 

 “Norman, I’m sorry. I’m sorry that this dirtbag raped me, okay? But here you are, and here I am, and he’s not gonna win this one.”

(Norma Bates)

 

“No one’s ever gonna help us, Norman. No one’s ever helped us.”

(Norma Bates)

 

Dialogue:

Norma: I found out today that the city is building a new bypass on the far side of town. It’s gonna be the new main road. I bought a motel that no one is ever gonna know it’s even there.

Norman: Why didn’t the real estate guy tell you that?

Norma: Because, Norman, people suck. I’ll tell you, everyone I have ever known has sucked. Except you. God, you’re too good for me. I’m the worst mother in the world.

 

“What’s important is that we’re together. And as long as we’re together, then nothing bad can really happen.”

(Norma Bates)

 

 

MY BEST SHOT

 

***

 

 

Sutradara: Tucker Gates

Penulis Skenario: Carlton Cuse, Kerry Ehrin, and Anthony Cipriano

Tanggal Tayang: 18 Maret 2013

Durasi: 43 Menit

Nonton di: Netflix

Rating: 4 dari 5 Bintang

 

 

 

 

Ditulis oleh

Sometimes She's in the Mood for Books, for Movies, for TV Series, for Music, to Write, or Doing Nothing at All and Be DEAD. She Just Goes with Her Own Speed. But Sure She'll Try Her Best to Catch Up with the World.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s