Riviera S1 : E1 – Villa Carmella

Lama nggak lihat Julia Stiles, makanya aku memutuskan untuk memasukan series ini ke dalam watchlist-ku. Di sini dia memerankan Georgina Clios, istri muda dari seorang pengusaha kaya. Aku nggak begitu ngerti apa bidang usaha suaminya selain sebagai orang yang gemar ikutan lelang benda-benda antik macam lukisan yang nilainya sangat tinggi. Georgina menjadi perwakilan suaminya dalam menawar harga.

Di episode satu ini, suaminya, Constantine Clios (Anthony LaPaglia), udah langsung mati dalam sebuah kebakaran kapal pesiar, yang entah disengaja atau enggak. Dari kematian itu, Georgina menemukan beberapa keterangan aneh yang dia dapat dari Delormes (Amr Waked), detektif yang menyelidiki kasus tersebut. Keanehan pertama adalah ditemukannya seorang wanita tanpa busana yang merupakan korban selamat dari kebakaran tersebut, yang diyakini adalah wanita terakhir yang bersama Constantine sebelum kebakaran terjadi. Korban ini nyaris dibunuh ketika masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, istri tuanya, Irina (Lena Olin) pun bilang kalau Georgina sebenarnya bukan tipe idaman Constantine. Dia juga menambahkan kalau banyak hal yang nggak diketahui oleh Georgina mengenai suaminya. Sebelumnya pun, Georgina sempat dibuntuti oleh seorang pengemudi motor. Pokoknya, banyak banget misteri semenjak kematian suaminya.

Btw, aku kan nonton ini di Iflix karena memang cuma ada di sana. Adegan sex tentunya di cut, dong. Tapi gara-gara itu juga, ada bagian penting yang terlewatkan. Aku sempat baca di IMDb kalau di kapal pesiar itu suaminya ikutan pesta orgy. Makanya dia merahasiakan kepergiannya pada Georgina. Ini kan suatu fakta yang makin bikin misterius. Iya, kan? Bukan scene orgy-nya, tapi fakta bahwa suaminya ikutan pesta orgy. Ngapain coba? Pasti ada sesuatu di balik itu selain cuma buat senang-senang.

Serius. Aku nggak penasaran lagi sama pesta orgy karena udah pernah lihat di filmnya Tom Cruise, Eyes Wide Shut, dan itu terbilang menjijikan. Seandainya aku nggak baca sinopsis Riviera itu, aku akan kehilangan satu fakta ini. Awalnya aku mengira suaminya cuma selingkuh doang sama korban wanita yang selamat itu. Sensor kadang memang menyesatkan.

Korban wanita itu pun sebenarnya tampak misterius. Sebelum dia nyemplung ke laut, dia kayak melempar sesuatu gitu. Nggak mungkin juga bom sih karena nggak langsung meledak. Mmm, bisa aja itu bom waktu? Entahlah.

Salah satu bagian menarik dalam series ini tentunya adalah settingnya (which is in France) dan kehidupan para orang kaya yang tampak “nggak bahagia”. Anak perempuan Constantine, Adriana, dengan nekatnya menyayat-nyayat urat nadinya tapi nggak ada seorang pun yang peduli! Atau mereka nggak lihat? Padahal nggak jauh di belakangnya ada pelayan yang lagi jaga. Untung datang Irina. Adriana kayaknya anak kandungnya Irina tapi dia seakan benci sama Irina. Malah lebih dekat ke Georgina, yang notabene adalah ibu sambungnya. Tapi kadang dia juga seperti berada di pihak Irina. Entahlah. Mungkin dia memang labil. Terutama semenjak kematian ayahnya.

Kesimpulannya, episode satunya lumayan. Ceritanya bikin penasaran. Akting pemeran Irina antara menarik dan enggak. Begitu juga dengan pemeran Constantine dan semua anak-anaknya. Yang wajahnya familiar banget di series ini ya cuma Julia Stiles. Selebihnya, aku nggak begitu tahu.

***

 

MY FINE LINE

 

 

“There is nothing as rigorous as money. Nothing as fluid. Nothing as tensile. Money desires nothing so much as to be itself. Where is money most itself? Money is most itself in the last unregulated great, bazaar, the art market. Where money can do what God intended. Accumulate. Here, as in Alice’s Looking Glass, a thing costs what some putative free spending Mad Hatter says it costs.”

(Christos Clios) 

 

Dialogue

Man 1: Argus and Io. Do you know the story?
Man 2: Some God fucked a maiden. Greek kind of thing.
Man 1: Jupiter fucked Io. His wife found out.
Man 2: Everyone fucked everyone then.

 

“Why does every redundant stock trader been prowling the galleries? Because they know there is value there. Ungoverned, unregulated, value.”

(Christos Clios)

 

Dialogue

 

Delormes: Do you know if your husband was alone when he went to Mr. Litvinov’s yatch?
Georgina: Why do you ask?
Delormes; A Young woman was found. She had been washed in from the sea near Cap Martin.
Georgina: A young woman? Dead?
Delormes: Unconscious. She’s in hospital.
Georgina: Do you have any idea who she might be?
Delormes: She was undressed.
Georgina: An escort, you think?
Delormes: How long have you been married?
Georgina: A year. Not too long enough I think for him to be scouting a younger version.
Delormes: I understand your grief.
Georgina: No, you do not.

 

Dialogue

 

Delormes: Does the name Jakob Negrescu mean anything to you?
Georgina: No.
Delormes: He ferries girls back and forth to the super-yachts. Party girls. Used to work for your husband. Before your time. As security. Your husband maintained residence in Monaco.
Georgina: No. We live at the Villa Carmella, you know that.
Delormes: So the address 340 Impasse de Montaigne means nothing to you?
Georgina: What are you saying?
Delormes: Forgive me, Madame. I shouldn’t have mentioned the apartment.

 

Dialogue

 

Georgina: Your speech the other day was lovely.
Irina: It was important to me.
Georgina: I couldn’t follow it. I have never been one for public displays of emotion.
Irina: I’d like to think it wasn’t just a public display.
Georgina: No, I didn’t mean to be rude. Do you know this girl?
Irina: Who is she?
Georgina: A survivor from the yacht.
Irina: A whore?
Georgina: Possibly.
Irina: Is that why you asked to see me? Let me see. She’s beautiful. Definitely his type. Nothing like you really.
Georgina: I wasn’t his type?
Irina: Never. And that’s what hurt the most.
Georgina: Well, there must’ve been something he liked.
Irina: I can’t decide, you see, how much you knew about who and what he was.
Georgina: I’m learning.
Irina: Let me help you then.

***

 

 

MY BEST SHOT

 

 

***

 

 

Sutradara: Philipp Kadelbach

Penulis Skenario: Neil Jordan & John Banville

Musik: Ilan Eshkeri

Sinematografer: Laurie Rose

Desain Kostum: Emma Fryer

Tayang Perdana: 15 Juni 2017

Durasi: 46 Menit

Nonton di: Iflix

Rating: 3½ dari 5 Bintang

Ditulis oleh

Sometimes She's in the Mood for Books, for Movies, for TV Series, for Music, to Write, or Doing Nothing at All and Be DEAD. She Just Goes with Her Own Speed. But Sure She'll Try Her Best to Catch Up with the World.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s