Loved You Before I Met You

Aku tak memerlukan banyak waktu untuk mendapat jawaban atas apa yang terjadi dengan perasaanku. Memikirkanmu, itulah yang kulakukan setiap hari. Menghabiskan waktu bersamamu, aku sungguh menikmatinya. Aku akan membenci hari esok jika hanya hari ini kita bisa menghabiskan waktu bersama. Hatiku terus saja bicara, sementara mulutku membisu. Karena melihatmu saja membuatku gugup, sampai mulut yang […]

Baca Selengkapnya

SOPHISMATA

Sigi sudah tiga tahun bekerja sebagai staf anggota DPR, tapi tidak juga bisa menyukai politik. Ia bertahan hanya karena ingin belajar dari atasannya—mantan aktivis 1998 – yang sejak lama ia idolakan, dan berharap bisa dipromosikan menjadi tenaga ahli. Tetapi, semakin hari ia justru dipaksa menghadapi berbagai intrik yang baginya menggelikan. Semua itu berubah ketika ia […]

Baca Selengkapnya

Luka Dalam Bara

“Aku mencintainya karena ia mencintai kata-kata. Aku mencintainya lebih lagi karena ia mencintai buku-buku. Aku mencintainya karena ia adalah buku bagi kata-kata yang tidak bisa aku tuliskan. Aku mencintainya karena ia menjadi rumah bagi setiap kecemasan yang tidak perlu aku tunjukkan.”   Luka Dalam Bara bukanlah sebuah novel. Buku ini pun nggak sepenuhnya bisa disebut […]

Baca Selengkapnya

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan […]

Baca Selengkapnya

Semua Ikan di Langit

“Semua Ikan di Langit ditulis dengan keterampilan Bahasa yang berada di atas rata-rata para peserta Sayembara kali ini. Novel ini mampu merekahkan miris dan manis pada saat bersamaan. Dan, perbedaan mutu yang tajam antara Pemenang Pertama dan naskah-naskah lainnya, membuat dewan juri tidak memilih pemenang-pemenang di bawahnya.” ꟷ Laporan Pertanggungjawaban Dewan Juri Sayembara Novel DKJ […]

Baca Selengkapnya

Refrain

Udah lama sebenernya lihat novel ini dari sebelum kovernya diperbarui. Tapi aku baru niat beli karena udah ada filmnya dan kovernya cantik banget. Maklumlah, penggemar kover. Dan aku menahan-nahan diri biar nggak nonton filmnya duluan sebelum baca bukunya sampai selesai. Biar bisa ngebandingin pas nonton. Dan aku berhasil! Well, novel ini menurutku nggak menyajikan konflik […]

Baca Selengkapnya

Hujan Daun-Daun

Pertama beli novel ini karena judul dan kovernya yang menarik perhatian. Iyalah, siapa yang nggak akan tergoda melihat warna hijau lemon yang cerah disertai daun-daun yang tertiup angin seperti di atas? Dan baca blurb-nya jadi makin tertarik karena waktu itu aku lagi pengen baca buku bernuansa misteri. Istimewanya, dari buku inilah aku akhirnya mengenal komunitas […]

Baca Selengkapnya

Dark Memories

Dari kovernya aja aku udah suka banget. So dark and at the same time sweet and awesome. Dan blurbnya membuatku berpikiran ceritanya bakalan murni mengungkap kematian sosok Anet. Ternyata bukan seratus persen begitu, sih. Namun ceritanya menurutku tetap kelam karena menceritakan peristiwa-peristiwa di balik topeng yang terpaksa dipakai oleh Ellanor selama beberapa tahun ini. Gila, bisa ya […]

Baca Selengkapnya

Hujan dan Cerita Kita

Membeli novel ini bukanlah sesuatu yang aku rencanakan sebelumnya. Mmm, memangnya sejak kapan juga aku selalu mengikuti daftar rencana buku yang mau di beli setiap kali pergi ke toko buku? Ujung-ujungnya pasti ada dua atau tiga buku yang akhirnya dibeli karena suka sama kovernya, lol. Salah satunya ya buku ini. Tapi bukan karena kovernya, sih.  […]

Baca Selengkapnya

Petjah

Semenjak novel ini dipajang di rak buku Gramedia di Denpasar, mataku sudah terpatri padanya. Pertama, tentu karena kovernya yang supercantik dan superimut dan bikin pengen bawa ke kasir terus di baca begitu sampai di rumah. Yang kedua, adalah judulnya. Sumpah, kata Petjah itu benar-benar bikin penasaran. Itu seriusan ejaan lama untuk kata “pecah” kan? Lalu […]

Baca Selengkapnya